UAS ETIKA BISNIS_RIZKIA UMAMI 01222063
Nama : Rizkia Umami
NIM : 01222063
Matkul : Etika Bisnis (UAS)
Prodi : Manajemen
BAGAN 1
1. Jelaskan pengertian etika !
Jawaban : Etika bisnis merupakan suatu pedoman tentang norma serta moralitas yang diterapkan oleh perusahaan / pebisnis, termasuk dalam pengambilan keputusan.
2. Jelaskan pengertian etika deontologi. Menurut Immanuel Kant, terdapat dua kesulitan yang dapat diajukan terhadap teori deontologi, jelaskan dan bagaimana solusinya ?
Jawaban :
Etika Deontology merupakan teori filsafat moral
yang mengajarkan bahwa sebuah tindakan itu benar kalau tindakan tersebut
selaras dengan prinsip kewajiban yang relevan untuknya.
2
kasus kesulitan:
Memberi dasar kokoh bagi rasionalitas dan objektivitas kesadaran moral
Dengan menekankan bahwa prinsip moralitas bisa diturunkan secara apriori dari akalbudi murni dan tidak ditentukan baik oleh objek tindakan, oleh akibat-akibatnya, maupun oleh kepentingan-kepentingan subjek pelaku, maka etika deontologis Kant memberi dasar yang kokoh bagi rasionalitas dan objektivitas kesadaran moral. Keputusan moral itu bisa dan perlu dipertanggung jawabkan sehingga kebenarannya dapat diuji oleh orang lain. Solusinya dengan Objektivitas kesadaran moral juga dijamin oleh etika deontologis melawan arus subjektivisme dan relativisme, karena prinsip yang secara apriori diturunkan dari akal budi murni itu prinsip yang berlaku umum dan mengikat secara mutlak setiap manusia sejauh ia mahkluk yang berakal budi (rasional).
Memberi tolok ukur yang perlu
dan penting untuk menilai moralitas suatu tindakan, yakni prinsip universalitas
Imperatif kategoris Kant sebagaimana dirumuskan di atas, kendati, seperti masih akan kita lihat di bawah, belum mencukupi sebagai tolok ukur penilaian moralitas tindakan, sudah memberi salah satu unsur yang memang perlu dan penting, yakni prinsip universalitas. Solusinya Tindakan yang secara moral betul setidak-tidaknya mesti didasarkan atas prinsip yang tidak hanya berlaku untuk subjek pelaku tertentu dan pada waktu serta kondisi tertentu, melainkan pada prinsip yang bisa disetujui dan berlaku untuk semua orang di mana dan kapan saja mereka berada.
1. 3. Jelaskan pengertian etika teleologi dan
aliran–aliran yang ada dalam teori tersebut!
Jawaban : Etika
Teleologi merupakan Teleologi adalah ajaran yang menerangkan segala sesuatu dan
segala kejadian menuju pada tujuan tertentu.
Aliran-aliran Etika Teleologi yaitu
· Egoisme Etik
Egoisme Etik merupakan suatu pandangan bahwa seseorang harus mengejar kepentingan diri mereka sendiri, dan tidak seorang pun memiliki kewajiban untuk mempromosikan kepentingan orang lain. seorang egois etis pribadi akan berpendapat bahwa ia harus bertindak demi kepentingannya sendiri dan tidak akan mengklaim apa yang harus dilakukan orang lain. Sedangkan, seorang egois etis universal akan berpendapat bahwa setiap orang harus bertindak dengan cara yang sesuai dengan kepentingan mereka sendiri.
· Utilitarianisme
Utilitarianisme adalah filsafat yang telah ada selama berabad-abad, dan masih aktif dan populer di dunia modern. Ini penting tidak hanya dalam filsafat itu sendiri, tetapi dalam disiplin ilmu seperti ekonomi, ilmu politik, dan teori keputusan. Bagi sebagian orang, Utilitarianisme tampaknya menjadi satu-satunya filsafat etis yang jelas benar. Bagi yang lain, itu tampaknya sangat salah paham, bahkan tercela.
4. Apa yang dimaksud dengan profesi? Apakah perbedaan profesi dengan hoby? Dan sebutkan ciri – ciri profesi !
Jawaban : Profesi merupakan sebuah jabatan atau pekerjaan dilakukan oleh orang yang telah disiapkan secara khusus terlebih dahulu untuk melakukan pekerjaan.
Perbedaan Profesi dan Hoby
Pekerjaan dapat dilakukan dengan keterampilan saja dan tidak memerlukan studi kasus sedangkan Hobby dapat dilakukan pada waktu senggang juga merasa rileks dan nyaman saat melakukannya membuat pikiran menjadi tenang.
Ciri-Ciri Profesi
·
Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya
keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan
pengalaman yang bertahun-tahun.
·
Adanya kaidah dan standar moral yang sangat
tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada
kode etik profesi.
· Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
2. 5. Sebutkan dan jelaskan, argument yang
menentang dan mendukung mitos bisnis amoral !
Jawaban :
Argumen yang mendukung:
- Bisnis sama dengan judi sebuah bentuk persaingan dan permainan yang mengutamakan kepentingan pribadi dan mengupayakan segala macam cara untuk mencapai kemenangan.
- Aturan yang dipakai dalam bisnis berbeda dengan aturan dalam kehidupan sosial.
- Orang bisnis yang mematuhi aturan moral akank berada dalam posisi yang tidak menguntungkan di tengah persaingan yang ketat.
Argumen yang menentang:
Bisnis tidak sama dengan judi atau permainan,
yang dipertaruhkan dalam bisnis tidak hanya uang atau barang, tetapi juga harga
diri, nama baik, dll.
Bisnis tidak mempunyai aturan sendiri yang berbeda dengan aturan kehidupan sosial masyarakat. Harus dibedakan antara legalitas da moralitas
3. 6. Apa
yang dimaksud dengan etika bisnis? Mengapa penting bagi pelaku bisnis untuk
menyadari etika?
Jawaban: Etika bisnis merupakan suatu pedoman tentang norma serta moralitas yang diterapkan oleh perusahaan / pebisnis, termasuk dalam pengambilan keputusan.
Karena disetiap pekerjaan jenis apapun di bidang apapun selalu ada etika dalam proses bisnisnya. Apakah Anda bekerja untuk perusahaan kecil atau besar pun tidak ada perbedaan, semua harus memiliki etika bisnis. Ada etika tanggungjawab bagi semua orang yang bekerja disana, mulai dari pimpinan hingga anak buah, semuanya harus menanggung tanggungjawab etis. Orang yang berintegritas biasanya memiliki prinsip lain seperti kejujuran, rasa menghargai, tanggung jawab pribadi, rasa kasih dan ketergantungan. Kualitas seperti ini akan memengaruhi respon individu ketika menghadapi tantangan untuk membuat keputusan yang tepat.
4. 7. Sebutkan dan jelaskan prinsip – prinsip etika
bisnis ! Bagaimanakah caranya agar prinsip – prinsip tersebut dalam dipahami,
dihayati dan diimplementasikan oleh seluruh karyawan perusahaan ?
Jawaban
:
·
Prinsip
Kejujuran, merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis.
·
Prinsip
integritass moral, semua pihak perusahaan harus memiliki tanggung
jawab untuk menjaga nama baik perusahaan.
·
Prinsip
Loyalitas, memiliki komitmen yang kuat.
·
Prinsip
keadilan, semua pihak berhak mendapatkan perlakuan yang sama.
· Prinsip otonomi, mengambil keputusan tepat dalam hal apapun harus dibarengi dengan tanggung jawab.
Menerapkan prinsip tersebut sebagai suatu kewajiban juga usahakan dalam melakukan suatu pekerjaan semaksimal mungkin.
Jawaban : Kode Etik dapat diartikan sebagai norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok sebagai landasan tingkah laku. Kode etik merupakan tanda atau symbol berupa kata-kata, tulisan atau benda yang telah dsepakati untu maksud dengan tujuan tertentu.
2. 9.Terdapat beberapa pendapat dari ahli ekonomi tentang konsep keadilan. Diantaranya ialah konsep keadilan dari Aristoteles, Adam Smith dan John Rawls.
- Jelaskan konsep keadilan menurut Adam Smith !
- Jelaskan konsep keadilan menurut John Rawls !
- Bandingkan perbedaan dan kesamaan konsep keadlian dari ketiga ahli ekonomi tersebut
Jawaban :
Konsep Keadilan Menurut Adam Smith
Menurut Adam Smith yang disebut keadilan sesungguhnya hanya
punya satu arti yaitu keadilan komutatif yang menyangkut kesetaraan,
keseimbangan, keharmonisan hubungan antara satu orang atau pihak dengan orang
atau pihak yang lain. Keadilan legal sesungguhnya sudah terkandung dalam
keadilan komutatif, karena keadilan legal sesungguhnya hanya konsekuensi lebih
lanjut dari prinsip keadilan komutatif yaitu bahwa demi menegakkan keadilan
komutatif negara harus bersikap netral dan memperlakukan semua pihak secara
sama tanpa terkecuali.
Konsep keadilan menurut John Rawls
John Rawls mengalami dua peristiwa yang cukup menyedihkan di
masa mudanya. Dalam dua tahun berturut-turut, dua adik laki-lakinya meninggal
akibat penyakit yang ditularkan darinya, yaitu diphtheria dan pneumonia. Rawls amat merasa bersalah atas terjadinya
peristiwa tersebut. Namun demikian, kakak laki-lakinya yang dikenal sebagai
seorang atlet ternama di Princeton University selalu memberikan semangat dan
dorongan moral kepada Rawls.
Persamaannya kedua konsep tersebut memiliki tujuan untuk memprioritaskan keadilan. Sedangkan perbedaannya adalah dimana konsep Adam Smith menolak distributif sebagai salah satu jenis keadilan.
BAGAN II
KASUS 1
1. 1. Apa masalah Etis yang timbul dari Jamu China di atas?
jhj Penipuan iklan Jamu China yang beredar di daerah lampung, seharusnya mengandung bahan- bahan asli yang bereaksi cukup lama terhadap tubuh atau penyembuhannya perlahan dan bertahap. Ternyata mengandung obat-obatan berbahaya seperti zat kimia (BKO) yang dosisnya tidak tepat. berkut pernyataan dari penelitian menurut Tri Suyanto.
KASUS 3
1. Apakah Mr. Thomas tidak mengindahkan isu tanggung jawab dalam operasional departemennya?
Hal ini terlihat pada Thomas yang membedakan gaji juga kondisi tempat kerja antara pekerja laki-laki dan wanita yang tidak sepadan, sehingga disimpulkan bahwa memang Mr. Thomas tidak mengindahkan isu tanggung jawab dalam operasional departemennya.
2. Apakah Mr. Thomas benar dengan menyatakan bahwa ABC Comporation seharusnya menjadi perusahaan yang memaksimalkan laba dengan cara apapun?
Benar, Mr. Thomas yang hanya memtingkan laba yang maksimum sampai tidak memperdulikan kenyamanan karyawannya.
3. Apakah Mr. Thomas mendiskriminasikan wanita dan kalau demikian di area mana?
Benar, Mr. Thomas mendeskriminasikan wanita dalam hal membedakan gaji dan juga sebagai karyawan pengganti apabila karyawan laki-laki tidak masuk kerja dan mencitrakan wanita dengan tulisan yang ia buat di dinding kantornya.
4. Apa yang akan mnejadi potensi biaya kepada perusahaan sebagai akibat tindakan Mr. Thomas?
Akibatnya suasana di lingkungan kerja tidak kondusif karena terjadi deskriminasi kepada karyawannya. Kemudian karena perusahaan mengambil keuntungan banyak dengan cara menekan kinerja karyawannya dengan proporsi gaji yang tidak sesuai. lama-kelamaan dapat menyebabkan menuntut kerugian dan ketidak adilan perusahaan.
N
Komentar
Posting Komentar